Juga Menerima Kelas Karyawan dan Transfer

Jumat, 01 Februari 2013

SASARAN POKOK PROGRAM KERJA


RUANG LINGKUP PROGRAM KERJA  

Berdasarkan musyawarah maka disusunlah ruang lingkup program kerja STIE Dharma Iswara Madiun sebagai berikut :
  1. Peningkatan kualitas intelektual mahasiswa STIE Dharma Iswara Madiun pada disiplin ilmunya. 
  2. Peningkatan skill pengurus dalam pengembangan Institusi. 
  3. Peningkatan dan pengembangan peran Institusi di masyarakat. 
  4. Peningkatan rasa kebersamaan baik di lingkungan internal dan eksternal kampus. 
  5. Pengembangan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa STIE Dharma Iswara Madiun. 
  6. Peningkatan kreativitas mahasiswa STIE Dharma Iswara Madiun.  
  7. Memberikan media simulasi atau pembelajaran dalam pengelolaan perusahaan.


SASARAN POKOK PROGRAM KERJA DAN UPAYA PENCAPAIANNYA

Pada dasarnya Program STIE Dharma Iswara Madiun dikelompokkan menjadi tiga pilar. Pilar yang dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Pengembangan Kurikulum Berorientasi Pada Kebutuhan Pasar 
  2. Peningkatan Daya Saing Lulusan  
  3. Perluasan Akses Penerima Beasiswa Melalui Kerjasama Kemitraan

PILAR 1
PENGEMBANGAN KURIKULUM BERORIENTASI PADA KEBUTUHAN PASAR

Strategi pengembangan kurikulum berorientasi pada kebutuhan pasar dilakukan dengan cara :
  1. Melaksanakan peninjauan kurikulum secara periodik setiap empat tahun dengan melakukan studi banding kurikulum pada sekolah tinggi atau universitas lain serta melibatkan stakeholder, langkah ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut : Setiap akhir periode peninjauan dibentuk tim evaluasi dan senat melakukan studi banding kurikulum sekolah tinggi atau universitas lain serta dengan melibatkan stakeholder dari kalangan praktisi di wilayah Karesidenan Madiun. Tim dan senat bertugas memperbaiki dan melakukan redesain kurikulum. Kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan perangkat kurikulum yang sesuai dengan hasil penyempurnaan kurikulum. Pada tahun akademik berikutnya diimplementasikan kurikulum baru dengan metode pembelajaran sesuai dengan hasil redesain kurikulum yang telah dikembangkan. Setiap akhir tahun dilakukan evaluasi terhadap implementasi kurikulum agar pelaksanaan pembelajaran pada tahun berikutnya menjadi lebih baik dan sesuai dengan kurikulum baru yang telah dikembangkan. 
  2. Melakukan pengukuran kualitas proses pembelajaran setiap akhir semester melalui umpan balik dari mahasiswa dan rekan sejawat.  
  3. Memanfaatkan hasil umpan balik untuk keperluan penentuan kebijakan pengembangan program studi secara berkelanjutan. 
  4. Memberikan reward dan award bagi dosen berprestasi.

PILAR 2
PENINGKATAN DAYA SAING LULUSAN

Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan daya saing lulusan adalah dengan cara :
  1. Menumbuhkan jiwa dan kemampuan berwirausaha serta manajemen kepemimpinan dikalangan mahasiswa. 
  2. Melakukan pengukuran terhadap kualitas lulusan setiap tahun melalui umpan balik alumni. Hasil pengukuran digunakan untuk keperluan penentuan kebijakan pengembangan institusi secara berkelanjutan. Memotivasi mahasiswa agar senantiasa meningkatkan daya saing yang tinggi, dengan pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dalam bidang akademik

PILAR 3
PERLUASAN AKSES PENERIMA BEASISWA MELALUI KERJASAMA KEMITRAAN

Strategi yang dilakukan untuk perluasan akses penerima beasiswa untuk mahasiswa berprestasi namun mengalami kesulitan ekonomi adalah dengan cara :
  1. Mengembangan mekanisme pemberian beasiswa ke dalam rencana implementasi secara periodik tahunan. 
  2. Mengevaluasi hasil implementasi pemberian beasiswa sebagai acuan untuk menyusun rencana tahun berikutnya.
  3. Memantau penerima beasiswa dan perkembangannya sehingga mampu memberikan kontribusi positif pada institusi. Memotivasi kesediaan calon mitra penyandang dana beasiswa melalui seminar agar kerjasama saling menguntungkan dapat terjamin keberlanjutannya.

UPAYA - UPAYA YANG DILAKSANAKAN  

Upaya sosialisasi, serta tingkat pemahaman civitas akademika (dosen dan mahasiswa) dan tenaga kependidikan terhadap Sasaran Pokok Program Kerja STIE Dharma Iswara Madiun adalah :
  • Dilakukan secara komprehensif melalui papan display, rapat-rapat maupun diskusi yang diselenggarakan secara rutin maupun insidentil. 
  • Disampaikan pada mahasiswa baru pada saat pengenalan studi mahasiswa baru.  
  • Disampaikan melalui brosur penerimaan mahasiswa baru.  
  • Ditetapkan sebagai acuan dalam perencanaan kerja dan penyusunan kurikulum.
Secara umum tingkat pemahaman visi, misi, dan tujuan pada civitas akademika di tingkat institusi sudah baik. Hal ini dapat dilihat pada setiap penyelenggaraan pendidikan, penelitian maupun pengabdian masyarakat sudah mengacu pada visi, misi, dan tujuan.

0 komentar:

Posting Komentar

.

.
SELAMA 4 TAHUN BERTURUT-TURUT KAMPUS KITA BERPRESTASI DALAM "PKM" TINGKAT NASIONAL

MAHASISWA :

DOSEN :

 
Design by M.A.S