Juga Menerima Kelas Karyawan dan Transfer

Jumat, 01 Februari 2013

PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT


BIDANG PENELITIAN

Kegiatan penelitian mempunyai tujuan sebagai berikut :
  1. Memperoleh pengetahuan baru agar perguruan tinggi berdaya dalam menghimpun, mengalihkan, menyebarluaskan, menafsirkan, dan menetapkan ilmu pengetahuan bagi kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas pengabdian pada masyarakat; 
  2. Tersedianya tenaga peneliti yang berjiwa Pancasila dan berbudaya Indonesia modern, serta berpola pikir obyektif, kritis, analisis, terampil, dan berkualitas dalam melaksanakan penelitian; 
  3. Mengembangkan jaringan antar peneliti di dalam dan di luar lembaga agar hubungan antar unsur-unsur di masyarakat makin berperan dalam proses pembangunan; 
  4. Meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam mengelola dan mengembangkan program penelitian baik dengan pemantapan prioritas bidang-bidang ilmu pengetahuan, membentuk kelompok-kelompok peneliti homogen di setiap Prodi maupun pengadaan fasilitas agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
Kegiatan penelitian menunjang peningkatan kualitas pendidikan dan pengabdian pada masyarakat. Hal ini disebabkan karena proses dan hasil penelitian dapat memenuhi fungsi :

  • Informatif, yakni dapat memperkaya pengalaman dan pengetahuan belajar mengajar; 
  • Motivatif, yakni dapat memberi daya dorong kepada semua unsur masyarakat agar aktif, kreatif serta maju; 
  • Development, yakni dapat memberi kontribusi kepada suksesnya pembangunan nasional.

Upaya yang dilakukan STIE Dharma Iswara Madiun pada bidang penelitian ini adalah sebagai berikut :

  1. Mencari informasi penelitian ke luar lembaga dan menyebarluaskan ke pihak-pihak terkait di dalam lembaga agar mendapatkan tanggapan dan tindak lanjut; 
  2. Melakukan penelitian pada bidang ilmu murni, teknologi dan seni baik dasar, terapan ataupun pengembangan untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan institusi serta partisipasi aktif dalam pembangunan nasional; 
  3. Melakukan kerjasama penelitian dengan perguruan tinggi/lembaga lain baik swasta maupun pemerintah; 
  4. Melakukan pembinaan-pembinaan/pembimbingan penelitian untuk calon peneliti dan peneliti muda; 
  5. Menyediakan sarana/prasarana untuk penelitian; 
  6. Meningkatkan jumlah dan kualitas peneliti yang dilakukan baik secara perorangan maupun kelompok; 
  7. Melakukan dokumentasi dan publikasi penelitian; 
  8. Melakukan urusan administrasi ketatausahaan penelitian.
Upaya pengembangan yang ditempuh untuk mencapai tujuan dan fungsi serta memperlancar tugas menggunakan prinsip-prinsip dan pendekatan sebagai berikut :

  1. Prinsip relevansi melalui penyesuaian prioritas bidang kajian dengan prioritas bidang yang sedang diarahkan pemerintah atau swasta, 
  2. Peningkatan kinerja dengan membangitkan motivasi, kreativitas, inovasi pihak-pihak yang terkait, 
  3. Prinsip proaktif dengan mencari terobosan-terobosan baik di dalam maupun di luar lembaga terutama pada aspek pendanaan.
Pendekatan
  • Pendekatan kemitraan baik ke dalam maupun ke luar lembaga; 
  • Pendekatan manajerial yang bersifat “steering” bukan “rowing”, yaitu dengan cara memberikan kebebasan berkreasi/berinovasi kepada para peneliti, memperngaruhi, dan mengarahkan kegiatan penelitian; 
  • Peningkatan sistem informasi dan komunikasi yang efektif dan efisien antara pihak-pihak yang terkait.
Bentuk Kegiatan
Jenis-jenis kegiatan yang dilakukan sebagai berikut:

  1. Menjalin jaringan informasi dengan berbagai lembaga atau instansi agar dapat : Menyerap temuan-temuan baru dan informasi-informasi penelitian, dan Berpartisipasi dalam proyek-proyek penelitian untuk menunjang pembangunan. 
  2. Melakukan penelitian ilmu murni, teknologi dan seni baik dasar terapan maupun pengembangan, baik secara individu maupun kelompok dengan memperhatikan relevansinya dengan pendidikan. 
  3. Mengikuti pelatihan-pelatihan atau penataran-penataran metodologi penelitian kuantitatif atau kualitatif bagi calon peneliti atau peneliti muda. 
  4. Melakukan koordinasi dengan pimpinan institut untuk penyediaan sarana-sarana infromasi dan penelitian. 
  5. Secara melembaga mendorong para calon peneliti agar meningkatkan kreativitas, motivasi, inovasi dalam melaksanakan penelitian. 
  6. Melakukan tata usaha penelitian dengan : Menyebarkan informasi penelitian ke pihak-pihak terkait, Mengadministrasi dan meyeleksi atau mengarahkan usulan penelitian, Memantau pelaksanaan penelitian, Mengadministrasi laporan penelitian, Bekerjasama dengan lembaga penerbitan untuk publikasi penelitian.

Bidang Ilmu kajian sesuai dengan Program Utama Nasional Kantor Riset dan Teknologi, kegiatan penelitian dilakukan pada bidang-bidang sebagai berikut:
  • Falsafah, hukum, perundangan, sosial budaya; 
  • Kebutuhan dasar manusia; 
  • Sumber daya alam, energi dan lingkungan hidup; 
  • Industri dan teknik produksi; 
  • Pertahanan dan keamanan; 
  • Teknologi; dan 
  • lmu pengetahuan dasar maupun terapan.
Bidang-bidang tersebut dapat dirinci sesuai dengan kategori ilmu pengetahuan dan teknologi dasar sebagai berikut:
  • Falsafah/sastra dan seni 
  • Matematika 
  • Ilmu pengetahuan alam dasar 
  • Ilmu rekayasa dasar
  • Ilmu budaya dasar 
  • Ilmu dasar manusia 
  • Ilmu kebahasaan 
  • Ilmu pendidikan

Kegiatan penelitian ditinjau dari sifat pelaksanaan terdiri dari:
1. Penelitian perorangan
2. Penelitian kelompok

Jenis-jenis penelitian terbagi atas:
1. Penelitian dasar,
2. Penelitian dosen muda,
3. Penelitian kajian wanita
4. Hibah bersaing, dan lain-lain

Penelitian yang dilakukan baik secara mandiri atau kelompok dapat dibiayai oleh pihak-pihak sebagai berikut :


  1. Pemerintah melalui dana pinjaman Bank Dunia, dan Pusat Antar Universitas dan lain-lain. Pencairan dana ini dapat dilakukan melalui proyek penelitian-penelitian, misalnya: Hibah bersaing dengan dana Award, Program pembinaan dengan dana Grant, dan lain-lain.
  2. Lembaga atau yayasan melalui dana bantuan cetak sesuai dengan kemampuan 
  3. Swadaya atau mandiri
Selain itu juga terdapat pengembangan strategi guna memperoleh dana, antara lain dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Menjalin hubungan kemitraan (network) dengan lembaga lain.
2. Mencari dana pinjaman.
3. Bergabung dengan proyek penelitian pemerintah maupun swasta, dan lain-lain.

Bidang Penelitian, penulisan ilmiah dan kegiatan ilmiah lain bertujuan untuk: a) peningkatan kemauan, kreativitas dan daya saing dosen dalam bidang penelitian yang berdampak pada kualitas pembelajaran; b) peningkatan akses informasi dan ilmu, kerjasama serta publikasi ilmiah; c) memaksimalkan penjaminan mutu dalam mengontrol dan mencapai standar kualitas; d) pengembangan kualitas layanan dan kemandirian lembaga sebagai pusat pembaharuan kehidupan bermasyarakat

 


BIDANG PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Tujuan bidang pengabdian pada masyarakat adalah sebagai berikut:

  • Mengembangkan sumber daya manusia ke arah terciptanya manusia pembangunan; 
  • Mengembangkan masyarakat kearah terciptanya masyarakat belajar; 
  • Meningkatkan kepekaan sosial pada tenaga akademik dan mahasiswa terhadap masalah-masalah yang timbul dalam masyarakat; 
  • Mengembangkan sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan; 
  • Meningkatkan relevansi program pendidikan dengan kebutuhan masyarakat.
Sasaran
1) Masyarakat luas
2) Pemerintah daerah
3) Masyarakat kampus

Pendekatan


  • Bersifat edukatif dengan berpedoman pada konsep pendidikan seumur hidup, melalui pendidikan non formal, klasikal maupun non klasikal; 
  • Bersifat proaktif, melalui pemberian pelayanan terhadap masyarakat yang memerlukannya.
Asas-asas pelaksanaan

  • Asas kelembagaan, dalam arti untuk dan atas nama lembaga atau dan Program Studi di lingkungan STIE Dharma Iswara; 
  • Asas keilmuan, dalam arti setiap kegiatan pengabdian masyarakat harus berdasarkan pemikiran dan metode ilmiah; 
  • Asas perkembangan, inovatif, dan inisiatif artinya bahwa pengabdian dilakukan secara kreatif, responsif, dan inovatif dengan memperhatikan segi-segi sikap, cara waktu, kualitas serta kuantitas; 
  • Kerjasama bersifat kreatif, inovatif, inisiatif yang dijiwai semangat kekeluargaan; 
  • Manfaat, dalam arti khusus dirasakan manfaatnya baik oleh masyarakat maupun STIE Dharma Iswara; 
  • Efektivitas dan efisien sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat agar mampu berdiri sendiri dalam meghadapi perubahan-perubahan dan permasalahan-permasalahan yang dihadapi.
Bentuk kegiatan

  • Penyuluhan dan pelatihan, artinya meningkatkan kemampuan baik pengetahuan maupun ketrampilan yang berkesinambungan; 
  • Bimbingan dan pendampingan, kegiatan pemberian bantuan terutama jasa, sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang ada berupa konsultasi dan bantuan seperti bantuan hukum, bimbingan belajar, konsultasi pendidikan dan bimbingan, konsultasi psikologi dan pelayanan kesehatan masyarakat; 
  • KKN/PKL/KKL; 
  • Kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat secara terpadu.
Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat di STIE Dharma Iswara Madiun
Dengan mengingat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dan ketentuan yang telah digariskan Departemen Pendidikan Nasional seperti institusionalisme dengan menimbang :
1) Citra pengabdian pada masyarakat dan mahasiswa yang masih perlu ditingkatkan
2) Tingkat perkembangan kegiatan pengabdian masyarakat yang berbeda-beda di tingkat Prodi.

Tujuan umum upaya peningkatan relevansi dan kualitas pelayanan pada masyarakat ditetapkan Dirjen Dikti adalah :

“Meningkatkan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan menyebarkan hasil penelitian terapan, kaji tindak maupun paket teknologi tepat guna untuk dimanfaatkan dalam kegiatan produktif dan peningkatan mutu kehidupan masyarakat serta untuk meluaskan wawasan dan pengalaman perguruan tinggi mengenai keperluan dan masalah nyata yang dihadapi masyarakat” (Dikti, 1996).
Berdasarkan tujuan tersebut, maka peningkatan kegiatan pengabdian pada masyarakat dapat berbentuk sebagai berikut :

  1. Memantapkan kebijaksanaan pengabdian pada masyarakat termasuk KKN/PKL/KKL di STIE Dharma Iswara Madiun yang merupakan landasan bagi penetapan prioritas kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang nyata dalam masyarakat serta kemampuan lembaga; 
  2. Memantapkan fungsi kelembagaan pengabdian pada masyarakat di STIE Dharma Iswara Madiun sebagai salah satu institusionalizing force (kekuatan lembaga) yang mendorong pengembangan kepribadian pada masyarakat terhadap STIE Dharma Iswara Madiun; 
  3. Meningkatkan kerjasama di bidang pengabdian pada masyarakat dalam rangka pembangunan masyarakat; 
  4. Mendorong dan meningkatkan pendayagunaan teknologi tepat guna dalam rangka pengabdian pada masyarakat; 
  5. Mengembangkan pengelolaan KKN/PKL/KKL dalam struktur organisasi STIE Dharma Iswara Madiun dan meningkatkan upaya kerjasama.
Bidang Pengabdian pada Masyarakat ini bertujuan untuk: a) peningkatan kemauan, kreativitas dan daya saing dosen dalam bidang pengabdian masyarakat yang berdampak pada kualitas pemberdayaan masyarakat baik melalui penelitian maupun kegiatan pengabdian yang lain; b) peningkatan akses informasi dan ilmu serta kerja sama dengan masyarakat untuk menimba pengalaman dan impelementasi ilmu pengetahuan; c) memaksimalkan penjaminan mutu dalam mengontrol dan mencapai standar kualitas; d) pengembangan kualitas layanan dan kemandirian lembaga sebagai agen pembangunan masyarakat dan bangsa.

0 komentar:

Posting Komentar

.

.
SELAMA 4 TAHUN BERTURUT-TURUT KAMPUS KITA BERPRESTASI DALAM "PKM" TINGKAT NASIONAL

MAHASISWA :

DOSEN :

 
Design by M.A.S